Aku senang hari ini, meski nyokap sedang marah padaku. Mendiamkan aku selama 2 hari, akhirnya hari ini keadaan mulai membaik. Aku tetap bersikap baik padanya. Dia memarahiku demi kebaikanku, aku tau itu. Demi kesehatan, pendidikan dan masa depanku. Itulah orangtua yang selalu memikirkan sedetail itu untuk anak-anaknya. Hari ini kita pergi bertiga, kerumah kakek dari ayahku. Berasa seperti anak tunggal kalo seperti ini. Banyak hal kita ceritakan disana. Sepulang dari rumah kakek, aku merebahkan tubuh untuk istirahat sejenak. Kemudian, sore hari diteras rumah, ketika aku sedang duduk sendiri, ayah menghampiriku. Sembari bertanya,
“gimana kabar skripsimu?”
“baik… saat ini aku sudah sgt fokus! tak ada lagi yang aku pikirkan selain skripsi”
Memang saat ini, tak ada lagi yang aku pikirkan selain menyelesaikan skripsi dan novelku. Sekarang cowok menjadi nomor kesekian dalam kamusku. Jujur tak ada satupun cowok yang menghubungiku dan aku hubungi. Ada siih, mantanku yang "freak" itu, tapi tak pernah aku respon sama sekali. Toh lama kelamaan dia bakal capek juga. Aku mah udah tak sayang lagi, mengingat kelakuan dia tak pantas untuk disayangi. Hha... (nyesel deh kemarin nangisi dia!?)
Ayah menceritakan harapannya, agar aku lulus ditaun ini dan berupaya aku dapat bekerja diluar kota sesuai keinginannya. Hha... (biasa koneksi, ckck) Aku mengiyakan, tak mau membuatnya kecewa. Mungkin untuk beberapa bulan aku akan bekerja sesuai harapan ortu, agar mendapat penghasilan tetap. Membahagiakan ortu dan sambil mulai merubah penampilanku sedikit demi sedikit untuk cita-citaku. Kita ngobrol panjang lebar, terutama mengenai kuliahku dan akhirnya kuberanikan diri untuk meminta ijin untuk mengikuti les bahasa inggris. Betapa senangnya, aku diijinkan. Lumayan untuk kesibukanku selain menyelesaikan skripsi. Hhe… Niat untuk bekerja lagi pun harus ditunda, karna kemarin aku sempat berfikir untuk bekerja lagi, demi menanggung uang spp les bahasa inggrisku sendiri.
Terimakasih ayah dan ibu untuk hari ini, miss u all :*


0 comments:
Post a Comment