English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Thursday, March 31, 2011

Stupid Cupid =^.^=

Ternyata aku kecapean. Kamis-Sabtu aku luar kota. Jumat aku mobile dari pagi hingga menjelang malam. Pukul 00.00 setibanya dikota tujuan, kita baru check ini. Tersadar bahwa waktu itu weekend. Pantaslah semua hotel 'fulltank'. Setibanya dihotel, kita tidak langsung rest melainkan lanjut nongkrong diwarung kopi. Pukul 02.00 kita memutuskan untuk back to hotel.
Cape...
Sebelum tidur, ada tragedi yang 'unyu'. Teman sekamarku 3 orang wanita, berteriak. Mengira aku itu kuntilanak dan menakutkan. Ckckck
Gimana gak! Secara aku ama kuntilanak 11-12, wekek :D Waktu itu aku dg, rambut hitam panjang terurai, dress putih diatas lutut kukenakan dan tak lupa masker putih
Alih-alih ingin cantik dengan memakai masker, eeeh... Malah pada ketakutan.
Sewaktu tidur temanku menghadap kekanan semua. Tak ada satupun yg sudi menghadap ke arahku. Parahnya lagi, sewaktu aku bangun tidur, posisi mereka tetap sama. Hadap kanan! Graaakk!!! Hmm... Untung paginya mereka tidak mengalami kram disekujur tubuhnya, karna posisi tidur yang salah.

Pukul 04.30, aku terbangun untuk sholat subuh. Tidur hanya 3jam lebih dikit. Sembari, membangunkan temanku yang tak juga bangun. ''Bangun... katanya mw k pantai'', Kata-kata itu aku ucapkan hampir 4 kali. Karna tak juga bangun, aku keluar kamar. Berjalan dari lorong hotel menuju ke mushola kecil. Hotel yang mistis, berdominasi warna hijau, mengingatkanku pada ratu pantai...
Aku merasa aneh. Selesai berdoa dan merapikan mukenaku. Kulihat seorang pria duduk dipinggir pintu mushola. Kebetulan dipinggir pintu itu ada tempat duduk. Aku sedikit sebal karna pria itu tiba-tiba datang tak jelas, membikin ngerii suasana.
Kemudian aku mendatanginya, ''Heii, kenapa km disitu? Bikin kaget aja... Kamu siapa? Setan ya? Ngaku gak?''
Pria itu tersenyum sambil melihatku, ''Setan? Hha... Aku tadi melihatmu menuju mushola, lalu aku datangi. Trus aku lihat kamu berdoa kayak orang mati''
(songong) dalam hati
''Itu namanya khusyuk, odoong!''
Pria itu menyodorkan tangannya, sambil berkata ''Andre, nama kamu siapa? Bole jadi temanmu?''

''Callysta (nama palsu)''

Tangannya dingin dan dia terus melihatku sambil tersenyum

Kemudian kita duduk berdua, berkenalan dan berbincang. Selama 2jam kita berbincang. Selang beberapa menit aku ijin masuk kekamar untuk ganti baju. Setelah aku keluar, pria itu sudah menghilang.

Dan sekarang aku baru tersadar, bahwa aku tak pernah tahu siapa pria itu???

***

Pagi buta kita pergi k pantai. Sesampainya disana, aku berlari dan kulihat hamparan pasir putih, air dan langit biru yang indah.

Aku butuh suasana seperti ini. Sejenak menghilangkan penat, lara dihati. Dan kuputuskan untuk menaiki kanopi yang berisi 2 orang. Kemudian ku dayung kanopi itu sejauh 4-5 kilometer dari tepi pantai.

Berhenti sejenak, sambil tertidur. Desiran bunyi air yang menentramkan jiwa. Riuhnya kicauan burung yang merdu. Tenang... Dan kau tak tahu betapa tenangnya aku pada waktu itu.

Tiba-tiba apa yang ada difikiranku. Aku turun dari kanopi dan memutuskan untuk berenang. Jaraknya sekitar kira-kira 3kilometer dari tepi pantai.

Kemudian aku bernazar, jika aku sampai ke tepi pantai itu (blablabla). Apa mungkin nazarku ini, terlalu mengada-ada, hingga sekarang kepalaku pusing tak terkira.

Eniwei, ga akan ada yang menyangka aku bisa sampai ketepi pantai itu. Temanku yang beriringan renang denganku saja menyerah.

Nafasku hampir putus pada saat itu. Tapi yang ada diotakku. Bahwa tepi pantai itu adalah tujuanku. Seperti ingin menggapai cita-cita, aku butuh kerja keras untuk mencapainya. (lebay)

Finally, aku terbujur kaku ditepi pantai. Oh my God, I can do it! :)

***

So, back to reality... Hard working!
Laporan... Laporan...

***

Pukul 19.00 kita tiba di Semarang. Kota yang sangat membosankan! (bagiku!?) Setibanya di Semarang tidak langsung rest, eeh... Salah seorang teman mengajakku untuk 'Dugem'. Today is Satnite. Sesungguhnya badan ini sudah tak sanggup lagi, tapi tetap ku paksakan.

''Ayoo, katanya kamu ingin tau, dugem itu seperti apa?'', kata temanku

Temanku mengajak ke EP. Dengan posisi kelelahan dan kantuk yang tak tertahan. Ironis! Sewaktu pintu EP dibuka, aku hanya bisa berdiri kaku didepan pintu. Kulihat pancaran cahaya lampu yang membuat kaget mataku, serta alunan musik Dj yang keras. Sontak membuat aku pusing tujuh keliling. (dasar org udik) :D

Tersadar bahwa aku tak ada dibelakangnya, temanku menghampiriku kemudian menarikku untuk duduk. Aku terbujur di meja itu... Tidur sebentar. Hhe

Tak butuh waktu yang lama kita berada ditempat itu. Karna temanku tau, aku tidak begitu nyaman ditempat seperti itu. Lalu mereka mengajakku keluar.

(Dan aku rasa lebih enak tidur dirumah sambil dipijat lalu menonton film favorite sambil menikmati cemilan kesukaan)

Saranku, jika tidak ingin masuk angin sewaktu nge'Dugem:
1. Janganlah keluar di malam hari
2. Jangan memakai pakaian yg terbuka
3. Siapkan kaca mata 3 dimensi, agar kepala Anda tidak pusing
4. Siapkan penutup telinga, jika Anda tidak suka musik keras
5. Sedia, wedang jahe/ronde, karna disana tidak menyediakan minuman seperti itu
6. Kunyah permen karet jika Anda tidak merokok
7. Jika Anda tidak kuat dg asap rokok, pakailah masker
8. Dari pada Anda melakukan semua yg aku sarankan. Lebih baik jangan pernah mencoba, jika itu bukan hobby Anda.

Thx for your attention... ^^v

ShoutMix chat widget